Harga Bitcoin Hari Ini

Data harga BTC dan ETH terupdate secara real-time dari jaringan Bitcoin dan CoinGecko API.

BTC / IDR
Rp 1.364.337.445
$78,750
+3.06% (24j)
Terakhir diperbarui: ---
$1.56T
Market Cap (USD)
61.2%
Dominasi BTC
948.7
Network EH/s
19.850.000
BTC Beredar

Harga Crypto Hari Ini

Bitcoin
BTC
Rp 1.364.337.445
$78,750
24j: +3.06% 7h: +0.00%
Ethereum
ETH
Rp 40.143.208
$2,317
24j: +2.41% 7h: +0.00%

Grafik Harga 30 Hari

---------
Bitcoin (BTC) Ethereum (ETH)

Estimasi Hasil Mining Hari Ini

Dengan harga BTC saat ini Rp 1.364.337.445 dan hashprice $0.0365/TH/s/hari, berikut estimasi reward harian per paket:

Pemula
10 TH/s • Fee 15%
Rp 5.377
per hari
Penambang
50 TH/s • Fee 15%
Rp 26.883
per hari
Mandor
200 TH/s • Fee 13%
Rp 110.061
per hari
Direktur
1000 TH/s • Fee 10%
Rp 569.279
per hari
Lihat Semua Paket Kalkulator Mining

Pertanyaan Seputar Harga Bitcoin

Berapa harga Bitcoin hari ini?
Harga Bitcoin berubah setiap saat mengikuti pasar global. Halaman ini menampilkan harga BTC terkini dalam Rupiah (IDR) dan Dollar AS (USD) yang diperbarui otomatis setiap 5 menit dari CoinGecko API. Scroll ke atas untuk melihat harga live.
Apakah sekarang waktu yang tepat untuk mining?
Tidak ada yang bisa memprediksi waktu terbaik secara pasti. Yang bisa dilakukan adalah memperhatikan hashprice (pendapatan per TH/s per hari), difficulty, dan harga BTC. Ketika hashprice tinggi dan harga BTC naik, profitabilitas mining meningkat. Gunakan Kalkulator Mining di BitMine.id untuk simulasi berdasarkan kondisi terkini.
Bagaimana harga BTC mempengaruhi hasil mining?
Penambang menerima reward dalam BTC, bukan Rupiah. Ketika harga BTC naik, nilai Rupiah dari reward meningkat. Sebaliknya, saat harga turun, nilai Rupiah berkurang meskipun jumlah BTC yang didapat tetap sama. Banyak penambang melihat ini sebagai strategi Dollar Cost Averaging (DCA) otomatis.
Apa itu hashprice?
Hashprice adalah metrik yang mengukur pendapatan harian per TH/s (TeraHash per detik) dalam USD. Hashprice dipengaruhi oleh harga BTC, difficulty jaringan, dan block reward. Semakin tinggi hashprice, semakin besar pendapatan penambang per unit hashrate.
Dimana bisa beli Bitcoin di Indonesia?
Bitcoin bisa dibeli melalui exchange kripto yang terdaftar di BAPPEBTI seperti Indodax, Tokocrypto, Pintu, dan lainnya. Alternatif lain adalah cloud mining di BitMine.id, dimana Anda menyewa hashrate untuk menambang BTC secara otomatis tanpa perlu membeli langsung di exchange.

Memahami Faktor yang Mempengaruhi Harga Bitcoin

Bitcoin (BTC) adalah mata uang digital terdesentralisasi yang harganya ditentukan oleh kekuatan pasar global. Berbeda dengan mata uang konvensional yang dikendalikan bank sentral, Bitcoin memiliki supply terbatas sebanyak 21 juta koin. Per Mei 2026, sekitar 19.850.000 BTC sudah ditambang dan beredar di pasar.

Supply & Demand

Faktor paling fundamental yang mempengaruhi harga Bitcoin adalah hukum penawaran dan permintaan. Ketika lebih banyak investor dan institusi membeli BTC, harga naik. Sebaliknya, aksi jual besar-besaran (sell-off) menekan harga turun. Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot yang diluncurkan di AS pada 2024 menambah jalur baru bagi investor institusional untuk mengakses Bitcoin, meningkatkan permintaan secara signifikan.

Halving Bitcoin

Setiap 210.000 blok (kurang lebih 4 tahun), reward yang diterima penambang Bitcoin dipotong setengah. Event ini disebut halving. Halving terakhir terjadi pada April 2024, memangkas block reward dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC. Secara historis, halving selalu diikuti oleh rally harga dalam 12-18 bulan setelahnya karena berkurangnya suplai baru yang masuk ke pasar. Halving berikutnya diperkirakan terjadi pada 2028.

Difficulty & Hashrate Jaringan

Mining difficulty Bitcoin saat ini berada di level 135.59 T dengan network hashrate sekitar 948.7 EH/s. Difficulty adjustment terjadi setiap 2.016 blok untuk menjaga waktu blok rata-rata 10 menit. Ketika hashrate naik, difficulty ikut naik, dan sebaliknya. Bagi penambang, difficulty yang lebih tinggi berarti reward per TH/s berkurang, namun hashrate yang tinggi juga menandakan kepercayaan penambang terhadap profitabilitas jangka panjang.

Faktor Makro Ekonomi

Kebijakan suku bunga bank sentral global, terutama Federal Reserve AS, memiliki dampak signifikan terhadap harga Bitcoin. Suku bunga rendah mendorong investor ke aset berisiko termasuk kripto, sementara suku bunga tinggi cenderung menekan harga. Selain itu, inflasi global, ketegangan geopolitik, dan regulasi kripto di berbagai negara turut mempengaruhi sentimen pasar.

Harga BTC dan Cloud Mining

Bagi penambang cloud mining di BitMine.id, harga BTC memiliki dampak langsung pada nilai reward harian. Ketika harga naik, nilai IDR dari BTC yang ditambang juga meningkat. Namun perlu diingat bahwa penambang tetap mendapatkan BTC setiap hari terlepas dari harganya. Banyak penambang justru melihat harga turun sebagai kesempatan untuk mengakumulasi lebih banyak BTC dengan biaya mining yang sama.

Untuk memahami lebih dalam tentang mining Bitcoin, kunjungi Akademi BitMine. Gunakan Kalkulator Mining untuk menghitung estimasi hasil berdasarkan budget Anda, atau coba Simulasi Gratis selama 30 hari tanpa risiko.

Mulai Tambang Bitcoin Sekarang

Jangan hanya pantau harga. Manfaatkan setiap detik untuk menambang BTC dan dapatkan reward harian langsung ke wallet Anda.

Mulai Tambang Bitcoin Coba Gratis Dulu